Tak Hanya Perintah Dari Balik Meja, Kapolda Kalsel Turun Langsung Berjibaku Jinakkan Karhutla

Terkini 13 Sep 2026 19:54 • 3 min read • 67 views • By Erick

Share berita ini

Tak Hanya Perintah Dari Balik Meja, Kapolda Kalsel Turun Langsung Berjibaku Jinakkan Karhutla
Foto Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan saat memantau Karhutla menggunakan drone termal yang di padukan menggunakan layar pemantau temperatur api dari dalam tanah

Banjarbaru, Mataborneo.online – Kobaran api dan kepungan kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah Kalimantan Selatan mendapat perhatian serius dari Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan. Di tengah kondisi darurat asap, jenderal polisi bintang dua itu tak hanya memberikan instruksi dari balik meja, tetapi turun langsung ke lapangan memastikan penanganan karhutla berjalan maksimal.


Bagi Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, persoalan karhutla bukan sekadar bagaimana memadamkan api yang terlihat di permukaan. Panas yang tersimpan di dalam tanah gambut menjadi tantangan tersendiri karena sewaktu-waktu dapat kembali memunculkan titik api dan memperpanjang kepulan asap yang mengganggu masyarakat.


Selama hampir dua bulan, Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan terus mengikuti perkembangan penanganan karhutla di berbagai wilayah. Siang hingga malam, ia turun memantau kondisi lapangan, berkoordinasi dengan personel serta unsur terkait, bahkan ikut berjibaku dalam upaya pemadaman api.


Langkah tersebut menjadi gambaran keseriusan Kapolda Kalsel dalam menghadapi karhutla yang dampaknya semakin dirasakan masyarakat. Bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dan seluruh unsur penanggulangan bencana, berbagai strategi terus dilakukan untuk memutus api sekaligus menekan dampak kabut asap.


Namun, Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan tidak ingin penanganan karhutla hanya berhenti pada metode pemadaman konvensional. Di tengah ancaman kebakaran lahan gambut, Polda Kalsel mendorong lahirnya inovasi melalui Bidang Laboratorium Forensik (Bid Labfor) Polda Kalsel untuk mencari cara yang lebih efektif menekan panas di dalam tanah.


Dari proses tersebut, Bid Labfor Polda Kalsel mengembangkan cairan surfaktan yang diproyeksikan menjadi salah satu solusi dalam penanganan karhutla, khususnya pada lahan gambut. Inovasi ini menjadi bagian dari upaya Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan menghadirkan pendekatan baru dalam menghadapi kebakaran yang sulit ditangani karena api dapat menjalar di bawah permukaan tanah.


Penggunaan cairan surfaktan dilakukan dengan menyuntikkannya ke dalam lapisan lahan gambut. Cara ini ditujukan untuk membantu menurunkan temperatur panas yang tersimpan di dalam tanah, sehingga potensi bara api yang kembali muncul dapat ditekan.


Keberhasilan pengujian tersebut kemudian dipantau menggunakan teknologi drone termal yang dilengkapi sistem pemantauan temperatur. Perubahan suhu pada lahan gambut dapat terlihat melalui layar pemantau, sehingga proses penurunan temperatur dapat diamati secara langsung setelah cairan diaplikasikan.


Hasil uji coba menunjukkan temperatur panas pada lahan gambut mengalami penurunan secara drastis dalam waktu beberapa menit. Temuan ini menjadi angin segar dalam upaya penanganan karhutla, sekaligus memperkuat langkah Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan untuk mengedepankan inovasi dalam memadamkan kebakaran lahan.


Bagi Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan, inovasi tersebut bukan hanya tentang menemukan cairan pemadam, tetapi bagaimana api dan panas di dalam gambut dapat benar-benar dikendalikan. Dengan menekan temperatur di bawah permukaan, risiko munculnya kembali titik api diharapkan dapat diminimalkan sehingga dampak asap terhadap masyarakat juga semakin berkurang.


Upaya Polda Kalsel tersebut bahkan tidak berhenti di wilayah Kalimantan Selatan. Cairan surfaktan hasil inovasi Bid Labfor Polda Kalsel turut dikirim ke wilayah hukum Polda Kalimantan Tengah untuk mendukung penanganan karhutla di daerah tersebut.


Perpaduan antara kerja lapangan dan inovasi menjadi langkah yang terus didorong Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan dalam menghadapi karhutla. Di tengah ancaman api dan kabut asap, Kapolda Kalsel menunjukkan bahwa penanganan bencana membutuhkan kehadiran langsung, kerja bersama, sekaligus keberanian untuk melahirkan cara-cara baru demi melindungi masyarakat dan lingkungan.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Mata Borneo