Mengaku Sebagai Anggota Polri, Tipu Korban Janjikan Kerja Di Polres Banjarbaru, Pria Tanah Bumbu Ditangkap Polisi

Kriminal 01 Aug 2026 05:39 • 3 min read • 258 views • By Erick

Share berita ini

Mengaku Sebagai Anggota Polri, Tipu Korban Janjikan Kerja Di Polres Banjarbaru, Pria Tanah Bumbu Ditangkap Polisi
Foto pelaku saat di amankan di polres Banjarbaru, Jumat 31/07/2026.(Dok: Polres Banjarbaru)

Banjarbaru, Mataborneo.online - Satreskrim Polres Banjarbaru berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana penipuan atau perbuatan curang dengan modus menawarkan pekerjaan di lingkungan Polres Banjarbaru. Dalam menjalankan aksinya, pelaku diduga mengaku sebagai anggota Polri dan meyakinkan korban bahwa dirinya dapat membantu proses penerimaan kerja di SPKT Polres Banjarbaru dengan imbalan sejumlah uang.

Kapolres Banjarbaru AKBP Pius X. Febry Aceng Loda mengatakan, pengungkapan kasus tersebut berawal dari laporan seorang korban berinisial Normarina Reze yang merasa menjadi korban penipuan setelah menyerahkan sejumlah uang kepada pelaku dengan berbagai alasan administrasi. Kasus tersebut kini ditangani berdasarkan dugaan tindak pidana penipuan atau perbuatan curang sebagaimana diatur dalam Pasal 492 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

"Polres Banjarbaru berkomitmen menindak tegas setiap pelaku kejahatan yang mencatut nama institusi Polri untuk memperoleh keuntungan pribadi. Kami mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya kepada pihak yang menjanjikan dapat meloloskan seseorang bekerja di lingkungan kepolisian dengan meminta imbalan uang," jelasnya.

Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa, 26 Mei 2026 sekitar pukul 08.17 WITA di Perumahan Graha Citra Megah Blok H Nomor 10, RT 040 RW 011, Kelurahan Cempaka, Kota Banjarbaru. Korban mengaku dihubungi oleh pelaku bernama Said Ahmad Jailani yang menawarkan pekerjaan di SPKT Polres Banjarbaru.
Dalam bujuk rayunya, pelaku meminta korban menyerahkan dokumen identitas berupa KTP dan Kartu Keluarga. Selanjutnya korban diminta mentransfer uang secara bertahap dengan dalih biaya seragam, pemeriksaan kesehatan, vaksin booster, hingga uang jaminan yang disebut akan diserahkan kepada Kapolres Banjarbaru. Pelaku bahkan kembali meminta uang dengan alasan membersihkan riwayat pinjaman online korban agar proses penerimaan kerja dapat dilanjutkan.

Namun setelah seluruh permintaan tersebut dipenuhi, korban tidak pernah dipanggil untuk bekerja sebagaimana dijanjikan. Saat korban meminta uangnya dikembalikan, pelaku menolak sehingga korban melaporkan kejadian tersebut ke Polres Banjarbaru. Akibat peristiwa itu, korban mengalami kerugian sekitar Rp5.330.000.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Unit Resmob Satreskrim Polres Banjarbaru bersama Subnit 3 Tipidum, dengan dukungan personel Polres Tanah Bumbu, melakukan serangkaian penyelidikan hingga akhirnya berhasil menangkap pelaku pada Rabu, 29 Juli 2026 sekitar pukul 21.00 WITA di rumah keluarganya di Kelurahan Gunung Tinggi, Kecamatan Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu.
Dari hasil pemeriksaan, pelaku mengakui telah mengaku sebagai anggota Polres Banjarbaru untuk meyakinkan korban. Ia juga mengakui menerima uang dari korban sebanyak empat kali melalui transfer bank dan menggunakan seluruh uang tersebut untuk kepentingan pribadi. Pelaku turut mengaku pernah melakukan modus serupa sebanyak dua kali, yakni di wilayah Banjarbaru dan Martapura.

Dirinya kembali menegaskan, bahwa seluruh proses penerimaan anggota Polri maupun rekrutmen di lingkungan Polri dilaksanakan secara resmi, terbuka, transparan, akuntabel, dan tidak dipungut biaya.

"Apabila ada pihak yang mengatasnamakan anggota Polri atau pejabat kepolisian dengan menjanjikan kelulusan maupun pekerjaan di lingkungan Polri melalui permintaan sejumlah uang, kami pastikan hal tersebut adalah penipuan. Kami mengimbau masyarakat untuk segera melapor kepada kepolisian agar dapat segera ditindaklanjuti," terangnya.

Saat ini tersangka telah diamankan di Polres Banjarbaru untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Polisi juga terus mendalami kemungkinan adanya korban lain dengan modus serupa.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Mata Borneo