Kapolsek Kurau dan Warga Persempit Jalur Api, Lahan Rawan Karhutla di Handil Babirik Dibersihkan

Terkini 28 Aug 2026 10:24 • 2 min read • 63 views • By Erick

Share berita ini

Kapolsek Kurau dan Warga Persempit Jalur Api, Lahan Rawan Karhutla di Handil Babirik Dibersihkan
Kapolsek Kurau IPTU Bambang Hariansyah bersama warga bersihkan lahan untuk mempersempit penyebaran api karhutla

Tanah Laut, Mataborneo.online – Ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang berpotensi merambat ke permukiman warga di Desa Handil Babirik, Kecamatan Bumi Makmur, Kabupaten Tanah Laut, diantisipasi sejak dini.


Jajaran Polsek Kurau bersama pemerintah kecamatan, pemerintah desa dan masyarakat turun langsung melakukan pembersihan serta penyekatan lahan di sekitar permukiman warga, Jumat (28/8/2026). Kegiatan dimulai sekitar pukul 08.00 WITA hingga selesai.


Pembersihan difokuskan pada area yang berbatasan dengan rumah warga, terutama bagian yang dipenuhi rumput, semak belukar dan material kering yang mudah terbakar. Selain mengurangi bahan bakar api, penyekatan dilakukan untuk memperlambat kemungkinan rambatan api apabila kebakaran terjadi di lahan terbuka.


Kapolsek Kurau IPTU Bambang Hariansyah mengatakan, langkah tersebut merupakan bentuk pencegahan yang dilakukan bersama-sama agar potensi Karhutla tidak berkembang menjadi ancaman bagi keselamatan masyarakat.


“Pencegahan harus dilakukan sejak dini. Kita bersama pemerintah kecamatan, pemerintah desa dan masyarakat melakukan pembersihan serta penyekatan lahan sebagai langkah untuk mengurangi potensi terjadinya Karhutla dan mencegah api merambat ke permukiman warga,” ujar IPTU Bambang Hariansyah.


Menurutnya, keterlibatan masyarakat sangat penting dalam upaya pengendalian Karhutla. Warga diimbau tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan serta segera melapor apabila melihat adanya titik api atau kondisi yang berpotensi menimbulkan kebakaran.


“Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Jangan melakukan pembakaran sembarangan dan apabila menemukan titik api, segera laporkan kepada aparat agar bisa ditangani secepat mungkin,” tegasnya.


Ia juga menambahkan, sinergitas antara kepolisian, pemerintah dan masyarakat harus terus diperkuat, terlebih dalam menghadapi kondisi lahan yang mudah terbakar. Menurutnya, pencegahan jauh lebih penting dilakukan sebelum api membesar dan mendekati rumah warga.


Kegiatan tersebut turut dihadiri Camat Bumi Makmur beserta staf, Kapolsek Kurau beserta anggota, Kepala Desa Handil Babirik, aparat desa serta masyarakat. Dari kegiatan itu, sejumlah area di sekitar permukiman berhasil dibersihkan dan dibuat sekat sebagai jalur penghambat rambatan api.


“Harapan kami, dengan adanya kegiatan seperti ini kesadaran masyarakat semakin meningkat. Karhutla bukan hanya tanggung jawab aparat, tetapi menjadi tanggung jawab kita bersama. Dengan kepedulian dan kesiapsiagaan masyarakat, risiko kebakaran yang mengancam permukiman dapat diminimalkan,” pungkasnya.

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Mata Borneo