17 Santriwati RMA Astambul Wisuda I Juz Al-Qur’an, Hafal dalam 1 Bulan 12 Hari
Astambul, Mataborneo.online — Sebanyak 17 santriwati Pondok Pesantren Raudlatul Muta’alimin an-Nahdliyah (RMA) Astambul, Kabupaten Banjar, berhasil mengikuti wisuda I Juz Al-Qur’an angkatan pertama tahun ajaran 2026/2027.
Prestasi tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi keluarga besar RMA Astambul. Pasalnya, para santriwati berhasil menyelesaikan hafalan satu juz Al-Qur’an dalam waktu relatif singkat, yakni selama 1 bulan 12 hari.
Pondok Pesantren RMA Astambul berada di bawah naungan Raudlatul Muta’alimin an-Nahdliyah dan dipimpin oleh Dr. K.H. Muhari, S.Ag., M.I.Kom . (RMA). Sementara pembinaan para santri berada di bawah bimbingan Ustazah Faridah, S.Pd., M.H., selaku Kepala Sekretariat RMA Astambul.
Ustazah Faridah menyampaikan rasa syukur sekaligus terima kasih kepada seluruh jajaran ustazah serta para wali santri yang selama ini memberikan dukungan terhadap proses pendidikan dan pembinaan di RMA Astambul.
“Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih kepada seluruh jajaran ustazah dan para wali santri yang sudah memberikan support sehingga kegiatan dan proses pembelajaran di pesantren ini dapat terus berjalan,” ujarnya.
Menurutnya, perjalanan RMA Astambul masih menghadapi berbagai keterbatasan, salah satunya terkait fasilitas tempat belajar mengajar. Hingga saat ini, pesantren tersebut belum memiliki bangunan sendiri yang dapat digunakan secara permanen untuk kegiatan pendidikan para santri.
Namun, di tengah keterbatasan tersebut, terdapat kabar baik dengan adanya sebuah sekolah yang sudah tidak digunakan dan kemudian diwakafkan untuk dimanfaatkan oleh Pondok Pesantren RMA Astambul.
“Pesantren ini masih belum memiliki bangunan untuk tempat belajar mengajar. Alhamdulillah, ada sekolah yang sudah terbengkalai dan diwakafkan kepada Pesantren RMA Astambul. Mudah-mudahan ini menjadi jalan bagi perkembangan RMA ke depan,” ungkapnya.
Wisuda I Juz ini sekaligus menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat para santri dalam melanjutkan hafalan Al-Qur’an ke juz-juz berikutnya. Keberhasilan 17 santriwati tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi santri lainnya untuk terus belajar, menghafal, memahami, serta mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Dirinya berharap, Pondok Pesantren RMA Astambul terus berkembang dan mendapatkan dukungan dari berbagai pihak, sehingga mampu melahirkan generasi penghafal Al-Qur’an yang tidak hanya memiliki kemampuan dalam menghafal, tetapi juga mempunyai akhlak yang baik.
“Semoga ada jalan untuk membuat RMA semakin jaya dan terus berkembang, sehingga ke depannya dapat melahirkan santri dan santriwati hafiz dan hafizah Al-Qur’an yang berakhlakul karimah,” harapnya.
Keberhasilan wisuda 17 santriwati tersebut menjadi langkah awal bagi RMA Astambul dalam membangun generasi Qur’ani. Dengan dukungan para pengasuh, ustazah, wali santri, serta masyarakat, RMA diharapkan mampu terus berkembang menjadi lembaga pendidikan yang mencetak generasi penghafal Al-Qur’an sekaligus memiliki ilmu dan akhlak mulia.
Komentar (1)
Harapan saya sebagai pemimpin RMA Limamar astambul Banjar, sangat besar untuk kemajuan RMA sendiri, baik dari fasilitas, ataupun dukungan dari pemerintah setempat khusus nya Yang memiliki kebijakan dalam dunia pendidikan, dan juga dukungan penuh dari para wali santri, demi kemajuan dan kesuksesan para santri dan kenyamanan dalam belajar Semoga setiap doa dan harta yang di sumbang kan kepada RMA menjadi sebab terbebas nya dari api neraka ( Nona)
Related Articles